Berita

MTQH XXXII Janapria: 258 Peserta, 20 Mata Lomba, Menyiapkan Generasi Qurani
Blog Single

MTQH XXXII Janapria: 258 Peserta, 20 Mata Lomba, Menyiapkan Generasi Qurani

JANAPRIA — Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca dan dilantunkan, tetapi menjadi pedoman yang harus hidup dalam setiap langkah dan perilaku. Semangat itulah yang mengemuka dalam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXII Tingkat Kecamatan Janapria yang digelar di Kantor Camat Janapria, Senin (24/8/2026).


Sebanyak 258 peserta ambil bagian dalam ajang yang mempertandingkan 20 mata lomba tersebut. MTQH menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Camat Janapria Lalu Marzawan Supriyadi, S.Sos., menegaskan bahwa MTQ bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagian dari ikhtiar memperkuat kecintaan dan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“MTQ sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperdalam rasa cinta dan pemahaman terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas secara profesional dan objektif, sehingga peserta terbaik yang lahir dari MTQH Kecamatan Janapria benar-benar mampu menjadi representasi terbaik untuk melanjutkan perjuangan pada tingkat berikutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursah, S.Sos., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan keagamaan, termasuk MTQH sebagai bagian dari pembinaan generasi Qur’ani.

Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, bukan hanya untuk mencetak generasi yang mampu membaca dan melantunkan Al-Qur’an, tetapi juga generasi yang mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap generasi selanjutnya tidak hanya mampu membaca dan melantunkan Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengaplikasikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.


Di tengah suasana pembukaan MTQH, Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah kebakaran di Desa Adat Sade.

Ia berharap dukungan dan doa seluruh masyarakat dapat menguatkan para korban sekaligus mendorong agar langkah-langkah penanganan pascabencana dan rencana revitalisasi Desa Adat Sade dapat segera direalisasikan.

Dari Janapria, semangat itu kembali diteguhkan: Al-Qur’an harus terus dibumikan, dibaca dengan lisan, dipahami dengan hati, dan diwujudkan dalam kehidupan.

#GenerasiQurani #MembumikanAlQuran

Related Posts: