Gateball, Olahraga Presisi yang Kian Dikenal di Lombok Tengah
Permainan gateball merupakan olahraga beregu yang menuntut ketepatan, strategi, dan kerja sama tim. Olahraga yang berasal dari Jepang ini dimainkan dengan memukul bola menggunakan tongkat khusus untuk melewati tiga gawang kecil dan mengenai tiang sasaran. Meski terkesan sederhana, gateball membutuhkan konsentrasi tinggi dan perhitungan taktis, sehingga digemari lintas usia dan kini berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
Upaya memperluas pengenalan gateball di Kabupaten Lombok Tengah terus dilakukan, salah satunya melalui pelantikan pengurus PERGATSI Kabupaten Lombok Tengah periode 2025–2029. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (14/1/2026) di Gedung PKK Lombok Tengah.

Pelantikan dihadiri Ketua KONI Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya,ST.,MT Sekretaris PERGATSI Provinsi NTB Husnul Huda Bajair, ST., MT, dewan penasihat PERGATSI Kabupaten Lombok Tengah, serta para pengurus dan atlet gateball Lombok Tengah.
Ketua PERGATSI Kabupaten Lombok Tengah Lalu Rahadian menyatakan, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan gateball secara lebih luas kepada masyarakat. Menurut dia, pengenalan gateball di Lombok Tengah sebenarnya telah dimulai lebih dulu oleh pengurus tingkat provinsi dengan membangun lapangan di pinggir jalan utama.
“Di Lombok Tengah, kami sudah mulai membangun lapangan gateball di sebelah barat Kantor Bupati. Ini menjadi langkah awal agar masyarakat semakin mengenal dan tertarik dengan olahraga gateball,” ujar Lalu Rahadian.
Sementara itu, Ketua KONI Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya menegaskan bahwa gateball merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PORPROV NTB. Ia menaruh harapan besar pada cabang olahraga ini untuk mendongkrak prestasi daerah.
“Gateball sudah diperlombakan di Porprov, dan tahun ini kami menargetkan empat medali emas untuk Lombok Tengah,” kata Firman.
Melalui pelantikan pengurus dan pembangunan sarana pendukung, gateball diharapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi olahraga rekreasi yang inklusif serta mampu menarik minat masyarakat Lombok Tengah dari berbagai kalangan.







.jpeg)
