TIM KESEHATAN, SIAGA BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN TERPADU PADA MTQ XXXI TINGKAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Lombok Tengah, NTB — Dalam rangka mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, tim kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta, kafilah, panitia, dewan hakim, serta masyarakat yang hadir selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pelayanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan event keagamaan tingkat provinsi ini, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan kegiatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pihak yang terlibat. MTQ XXXI NTB berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Koordinator Tim Kesehatan pada MTQ XXXI tingkat provinsi NTB dr. Mamang Bagiansah Sp.PD menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan telah dipersiapkan melalui sistem pengamanan medis terpadu, mulai dari posko kesehatan kemudian di lokasi Pemondokan para kafilah, di setiap venue lomba, pemeriksaan kesehatan peserta, pelayanan pertolongan pertama, hingga kesiapsiagaan evakuasi medis apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan dengan melalui pelayanan ambulan 24 jam PSC 119 Kabupaten Lombok Tengah.
.jpeg)
Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis yang diterjunkan pada kegiatan ini berasal dari seluruh Rumah Sakit yang ada di kabupaten Lombok Tengah, Puskesmas, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Klinik klinik terpilih.
“Tim kesehatan hadir untuk memastikan seluruh peserta dan pengunjung mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat. Kami menempatkan tenaga medis di semua titik strategis pelaksanaan MTQ ke XXXI ini agar respons terhadap kebutuhan kesehatan dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan terdiri dari tenaga dokter, perawat, tenaga kesehatan pendukung, serta driver ambulans yang bekerja secara bergiliran selama kegiatan berlangsung. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan ringan, penanganan keluhan peserta, pemantauan kondisi kesehatan, serta edukasi menjaga kebugaran selama mengikuti rangkaian MTQ. Jumlah tenaga Kesehatan yang di turunkan sebanyak 118 orang tenaga Kesehatan dan tenaga medis.
.jpeg)
Selain pelayanan di arena lomba, tim kesehatan juga melakukan pemantauan kesehatan di lokasi penginapan kafilah dan titik kegiatan pendukung. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kondisi seluruh peserta agar tetap prima selama mengikuti perlombaan.
Sampai hari kedua ini, kasus kasus Kesehatan yang banyak di tangani oleh tim Kesehatan di lapangan adalah kasus ISPA, Gastritis, Faringitis, Hipertensi dan beberapa kasus lainnya. “Kami mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperhatikan kebersihan diri, serta segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami keluhan,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan prima, Tim Kesehatan MTQ XXXI tingkat provinsi NTB berkomitmen menjadi bagian dari suksesnya penyelenggaraan MTQ yang tidak hanya menjadi ajang syiar Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat pelayanan publik dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Sehat Bersama, Sukseskan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB









