Berita

Pemkab Lombok Tengah Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Makanan Aman untuk Ribuan Penerima Manfaat
Blog Single

Pemkab Lombok Tengah Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Makanan Aman untuk Ribuan Penerima Manfaat

LOMBOK TENGAH — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat aman, berkualitas, dan sesuai standar. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi dan evaluasi menyusul kejadian di SPPG Mekar Bersatu, Batukliang, dan SPPG Bakan, Janapria, Kamis (24/9/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Tengah, Gedung B Lantai 5, dipimpin langsung Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgas MBG Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., jajaran asisten Setda, kepala perangkat daerah, para camat dan korcam se-Lombok Tengah, serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lombok Tengah Muhammad Ihsan.

Bupati Lalu Pathul Bahri menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat semakin baik.

“Peningkatan kualitas SDM SPPG dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat yang menerima manfaat,” ujar Pathul.


Sekda Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya mengatakan evaluasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan kepastian kepada masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Pemerintah daerah, kata dia, perlu menjawab berbagai informasi yang berkembang setelah kejadian di dua SPPG tersebut.

Firman juga mengapresiasi langkah cepat pihak SPPG dalam menangani persoalan, termasuk menarik makanan yang dinilai tidak layak konsumsi sebagai upaya menjaga keselamatan penerima manfaat.

“Evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan MBG,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Lombok Tengah Muhammad Ihsan menyampaikan bahwa proses pemeriksaan makanan atau skrining telah dilakukan sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Pengelolaan makanan juga mengacu pada petunjuk teknis BGN 4.01.

Asisten II Setda Lombok Tengah Drs. Lalu Rinjani, M.Si., menyampaikan sejumlah hasil evaluasi yang akan ditindaklanjuti pemerintah daerah. Di antaranya memperkuat pengawasan dan pencegahan, meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan SPPG, serta memastikan pemenuhan persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pemkab Lombok Tengah juga akan memperketat rantai pasokan bahan makanan serta memperkuat komunikasi publik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat.

Selain itu, setiap SPPG akan memasang spanduk dengan slogan “Aman, Berkualitas, Sehat, dan Terpercaya” sebagai komitmen bersama dalam menjaga standar pelayanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah daerah juga berencana menggelar lomba “Cipta Menu MBG” dalam rangka HUT ke-81 Lombok Tengah sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi menu yang sehat dan bergizi.


Related Posts: