Berita

Parade Pataka Warnai Paripurna HUT Ke-81 Lombok Tengah, Bupati Sampaikan RAPBD 2027
Blog Single

Parade Pataka Warnai Paripurna HUT Ke-81 Lombok Tengah, Bupati Sampaikan RAPBD 2027

LOMBOK TENGAH — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Parade Pataka Lambang Daerah dari Pendopo Bupati menuju Kantor DPRD Lombok Tengah, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah yang jatuh pada 15 Oktober 2026.


Parade Pataka dilepas langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., dari Pendopo Bupati Lombok Tengah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., serta jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.


Rombongan bergerak bersama dari Pendopo Bupati menuju Kantor DPRD Lombok Tengah dengan membawa bendera pataka sebagai simbol identitas, kehormatan, dan kebanggaan daerah.

Setibanya di Kantor DPRD, bendera pataka diserahkan kepada Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan, untuk selanjutnya menjadi bagian dari prosesi Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah.


Prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga nilai sejarah, memperkuat persatuan, serta melanjutkan pembangunan daerah.

Bupati Sampaikan RAPBD 2027

Selain memperingati hari jadi daerah, rapat paripurna DPRD Lombok Tengah juga mengagendakan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 oleh Bupati H. Lalu Pathul Bahri.

Dalam nota keuangannya, Bupati menyampaikan bahwa pendapatan daerah tahun 2027 direncanakan sebesar Rp2.531.215.618.000 atau sekitar Rp2,531 triliun. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp2.530.920.264.039 atau sekitar Rp2,530 triliun.


Rancangan anggaran tersebut diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengangguran, kemiskinan, ketimpangan pembangunan, hingga peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengusung tema pembangunan tahun 2027, yakni “Penguatan Transformasi Masmirah”, dengan lima prioritas utama, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, penguatan ekonomi daerah, pemerataan infrastruktur, serta penguatan modal sosial dan budaya.

Bupati menegaskan bahwa belanja daerah diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mendukung program prioritas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata menjadi sektor strategis yang diharapkan mampu memberikan daya ungkit terhadap perekonomian daerah.

Selain itu, pemerintah daerah merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp30,88 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp31,18 miliar. Pengeluaran tersebut di antaranya diperuntukkan bagi pembayaran cicilan pokok pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur.

DPRD Dorong Pembangunan Berdampak Nyata

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan, mengingatkan agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif maupun kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

DPRD menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.


Perhatian juga diberikan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika agar manfaat ekonominya semakin luas dirasakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, tenaga kerja lokal, sektor transportasi, kuliner, dan pariwisata.

Pembahasan RAPBD 2027 diharapkan menjadi momentum untuk memastikan setiap program pembangunan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Kerja Nyata Wujudkan Lombok Tengah Masmirah

Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 mengusung tema “Kerja Nyata Wujudkan Lombok Tengah Masmirah”, yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Parade Pataka dan rapat paripurna menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Kabupaten Lombok Tengah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.


Memasuki usia ke-81 tahun, Kabupaten Lombok Tengah terus berupaya mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, serta melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal.

Melalui semangat kerja nyata dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, peringatan Hari Jadi ke-81 diharapkan menjadi momentum untuk mewujudkan Lombok Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis.

#lotengmasmirah

Related Posts: