Berita

Gebyar PAUD 2026 di Lombok Tengah, Bupati Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini
Blog Single

Gebyar PAUD 2026 di Lombok Tengah, Bupati Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini sebagai langkah mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Bencingah Tastura, Taman Wisata Tastura, Praya, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan yang dihadiri Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., itu mengusung tema "Bersama Keluarga dan PAUD Bermutu Menguatkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Menuju Generasi Emas".

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreativitas anak-anak serta sejumlah perlombaan yang melibatkan perwakilan kecamatan dan lembaga PAUD se-Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah menyampaikan apresiasi kepada para pendidik dan Bunda PAUD yang selama ini berperan aktif dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak sejak usia dini.


Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kebiasaan positif yang menjadi bekal anak menghadapi masa depan.

Bupati juga berharap pelaksanaan Gebyar PAUD pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah dan inovatif sehingga mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, S.Pd., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.284 lembaga PAUD yang tersebar di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.


Keberadaan lembaga-lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak usia dini.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj. Shinta M. Iqbal, memberikan apresiasi kepada para guru PAUD atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak, khususnya Generasi Alpha.


Ia menilai kesabaran, kasih sayang, serta kemampuan berinovasi menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Selain itu, ia turut mengapresiasi upaya penguatan kelembagaan PAUD di Lombok Tengah, termasuk perubahan status 116 lembaga PAUD dari swasta menjadi negeri.

Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua, Gebyar PAUD 2026 juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, dan kemampuan mereka melalui berbagai perlombaan.

Dalam lomba Jingle "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", Kecamatan Praya berhasil meraih juara pertama, disusul Kecamatan Kopang sebagai juara kedua dan Kecamatan Praya Tengah di posisi ketiga.

Untuk kategori puisi anak, juara pertama diraih TK Negeri 8 Praya Tengah, juara kedua TK Islam Kasturi Praya Barat, dan juara ketiga TK Nurul Azam Pringgarata.

Sementara itu, pada lomba tari kreasi, Kecamatan Praya Timur keluar sebagai juara pertama, diikuti Kecamatan Praya dan Kecamatan Praya Barat.

Pada lomba mewarnai kategori putra, juara pertama diraih TK Raudatul Muhabbah Praya Barat, juara kedua RA Nurul Iman NWDI Batukliang, dan juara ketiga TK Negeri 1 Pujut.

Adapun kategori putri dimenangkan TK Aisyah Borok Kopang, disusul RA Nurul Iman NW Pagutan Batukliang sebagai juara kedua dan TK Darul Muhajirin Praya sebagai juara ketiga.

Kemeriahan kegiatan juga terlihat dalam lomba karnaval. Kecamatan Praya berhasil meraih juara pertama, Kecamatan Praya Barat juara kedua, dan Kecamatan Pringgarata juara ketiga. Sementara itu, juara harapan pertama diraih Kecamatan Kopang, harapan kedua Kecamatan Praya Timur, dan harapan ketiga Kecamatan Pujut.

Gebyar PAUD 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, keluarga, dan tenaga pendidik dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini.

Melalui penguatan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, disiplin, kreatif, dan berkarakter.

Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan demikian, Gebyar PAUD 2026 diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.

Related Posts: