Berita

ZCorner Baznas Lombok Tengah, Pilot Project Nasional Dorong Mustahik Naik Kelas Menjadi Muzaki
Blog Single

ZCorner Baznas Lombok Tengah, Pilot Project Nasional Dorong Mustahik Naik Kelas Menjadi Muzaki

Berawal dari penerima bantuan zakat, kini para mustahik didorong untuk tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri yang kelak mampu menjadi muzaki. Semangat inilah yang dibangun melalui ZCorner BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang menjadi pilot project BAZNAS Pusat sekaligus yang pertama dikembangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). ZCorner sendiri berlokasi di sebelah timur kantor BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah.


ZCorner tidak sekadar menjadi tempat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjalankan aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pendampingan, dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya warga yang sebelumnya berstatus mustahik atau penerima zakat.

Melalui program ini, BAZNAS Lombok Tengah berupaya menciptakan perubahan dari ketergantungan terhadap bantuan menjadi kemandirian ekonomi. Para penerima manfaat difasilitasi untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas, memperluas pemasaran, hingga memiliki peluang untuk bertransformasi menjadi muzaki atau orang yang menunaikan zakat.

Komitmen penguatan tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM bertema “Go Digital, Naik Kelas! UMKM Lebih Berdaya di Era Digital” yang berlangsung di ZCorner BAZNAS Lombok Tengah, Kamis (5/11/2026).


Kegiatan yang dihadiri pelaku UMKM binaan BAZNAS dan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Lombok Tengah tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Sar'i, S.Ag., Lc.

Dalam sambutannya, TGH. Lalu Mala Sar'i menekankan bahwa membangun usaha tidak cukup hanya dengan keberanian memulai, tetapi membutuhkan konsistensi, kesabaran, ketekunan, dan kemauan untuk terus berinovasi.


Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu menjaga keberlangsungan usaha dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan. Dengan demikian, usaha yang dirintis tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Jangan hanya semangat di awal. Usaha harus dijalankan secara konsisten, terus berinovasi, dan tidak mudah menyerah,” menjadi pesan yang disampaikan kepada para pelaku UMKM.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah, Iswandi Khairy Ramen, S.IP., M.Han., yang hadir sebagai narasumber, mengajak para pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat promosi dan mengembangkan usaha.

“Penting sekali kita memahami dunia digital dalam rangka promosi dan mengembangkan potensi usaha yang ingin kita bangun dan kembangkan,” tegasnya.


Ia menjelaskan, media sosial dan berbagai platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan produk, membangun identitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Selain pemasaran digital, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keamanan data dan transaksi digital agar aktivitas usaha dapat berjalan lebih aman dan profesional.

Kehadiran kegiatan literasi digital di ZCorner menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM. Sebab, pendampingan usaha tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat berjualan, tetapi juga perlu diikuti peningkatan pengetahuan, keterampilan, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Melalui ZCorner, BAZNAS Lombok Tengah membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemberian bantuan, yakni membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Harapannya, para mustahik yang mendapatkan pembinaan dan fasilitas usaha hari ini, suatu saat mampu berdiri mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga, bahkan beralih status menjadi muzaki.

Related Posts: