Templates by BIGtheme NET

Wabup Sampaikan Pendapat Kepala Daerah Terhadap Ranperda Perlindungan Mata Air

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah kembali menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian pendapat Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perlindungan mata air usulan Kimisi III DPRD Lombok Tengah. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD H. Muh Nasip dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul bahri, SIP, Sekda Lombok Tengah HM.Nursiah, S.Sos., M.Si, anggota dewan serta unsur Forkopinda di ruang Rupatama gedung DPRD, Selasa (2/4) kemarin.

Wakil Bupati Lombok Tengah (Wabup) H Lalu Pathul Bahri menyampaikan, memang benar adanya Komisi III, saat ini kondisi Lombok Tengah beberapa tahun terakhir ini merasakan kekurangan air. Bahkan dibeberapa tempat kesulitas air, baik untuk air bersih maupun kebutuhan lainnya. Untuk itu, kita semua harus melakukan upaya-upaya penyelamatan dan perlindungan sumber mata air baku, seperti mata air dan juga air permukaan yang semakin hari terus berkurang dan hilang. “Kami menyampaikan aspirasi yang seinggi-tingginya atas inisiatif Komisi III yang telah mengusul, membahas serta merumuskan Ranperda tentang Perlindungan mata air, “katanya.

Oleh karena itu, upaya pelestarian dan perlindungan harus dilakukan semua pihak secara terpadu dan berkesinambungan. Agar kecukupan dan ketersediaan air untuk kebutuhan kita semua semakin meningkat, serta dapat memenuhi kebutuhan kita hari ini dan kedepannya. “ Upaya yang akan kita lakukan sudah dirumuskan dalam pasal-pasal Ranperda yang akan kita bahas sebagai bahan pembahasan bersama pada rapat selanjutnya, “ jelasnya.

Untuk itu, ada beberapa hal penting yabg perlu dicermati, didalami dan dikaji secara konprehensif yaitu, terkait dengan kewenangan kabupaten/kota tentang pengelolaan air sebagaimana yang tercantum dalam UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Urusan Pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang dan lingkungan hidup. Diantaranya, pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan bangunan pengamanan pantai pada wilayah sungai dalam satu daerah kabupaten/kota, pengembangan dan pengelolaan system irigasi primer dan skunder pada daerah irigasi yang luasnya kurang dari 1000 Ha, pengelolaan dan pengembangan System Penyediaan Air Minum (SPAM) serta pengelolaan dan pengembangan system air limbah domestik dalam daerah kabupaten/kota. Kemudian kewenangan penerbitan ijin pengelolaan dan pemanfaatan air tanah dan air permukaan. Oleh sebab itu, Wakil Bupati berharap Ranperda tentang perlindungan mata air dapat disetujui dan disepakati bersama menjadi suatu produk hukum terbaik Lombok Tengah. Karena apa yang kita bahas ini merupakan materi yang mengatur tentang salah satu kebutuhan dasar hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.”Semoga Ranperda perlindungan mata air ini bisa kita serujui bersama sebagai produk hukum terbaik untuk Kabupaten Lombok Tengah, “pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful